Selamat Datang di SMK Negeri 3 Balikpapan - Sekolah berbasis imtaq - Berwawasan lingkungan dengan tema "Sekolah Seribu Bunga" - Berstandar manajemen mutu ISO 9001:2008
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini129
mod_vvisit_counterKemarin144
mod_vvisit_counterMinggu ini1156
mod_vvisit_counterBulan ini2908
mod_vvisit_counterTotal94758

Who's Online

Kami punya 3 tamu online

Online Contact

 

Facebook

Twiter

Kalau Bangsa Ini Gemar Menabung, Utang Luar Negeri Bisa Berkurang
Ditulis oleh Tim IT   
Selasa, 23 Februari 2010 04:33

Jakarta: Gerakan Indonesia Menabung memiliki dua aspek, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan untuk mewujudkan keadilan sosial. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal ini dalam sambutan acara Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung, di Arena Pekan Raya Jakarta, Sabtu (20/2) pagi.

Presiden SBY menekankan tiga hal tentang pentingnya gerakan menabung. Pertama, mengapa menabung itu penting bagi negara. “Kalau bangsa kita ini gemar menabung, maka tabungan domestik akan meningkat. Kalau tabungan domestik meningkat, investasi juga meningkat. Dalam teori ekonomi makro sesungguhnya tabungan itu sama dengan investasi, saving itu equal,i> dengan investment,” kata Presiden. Dengan menabung, lanjut SBY, negara bisa mengurangi komponen utang luar negeri.

Kedua, Presiden berbicara tentang dapat tidaknya rakyat berpenghasilan rendah untuk ikut menabung. Pemerintah menyadari penghasilan rakyat harus makin meningkat sehingga mereka bisa memiliki tabungan. Peningkatan pendapatan rakyat juga didasari oleh pertumbuhan ekonomi negara. “Ini tentu harus dijawab dengan ekonomi kita yang juga perlu meningkat dari masa ke masa. Ekonomi tumbuh, tersedia lapangan pekerjaan lebih banyak,” jelas Presiden.

“Bagi yang menerima gaji, pemerintah akan terus meningkatkan gaji itu untuk mengatasi apabila ada kenaikan harga atau inflasi, dan manakala kenaikan harganya di atas inflasi, maka ada peluang juga untuk menabung. Bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah atau kaum miskin yang tidak menerima gaji, sudah saya katakan tadi, kita bantu dengan i>scheme/i> bantuan langsung masyarakat,” Presiden menjelaskan.

Titik berat yang ketiga adalah kemudahan rakyat berpenghasilan rendah untuk menabung disertai dengan pelayan yang baik. “Saya merasa gembira karena `TabunganKu` ini dijalankan dengan persyaratan yang mudah dan ringan. Apabila akan menabung di bank-bank umum itu cukup menyetorkan Rp 20 ribu, tapi kalau menyetorkan ke Bank Perkreditan Rakyat itu cukup Rp 10 ribu tanpa dipungut biaya adminstrasi,” kata Presiden. “Ini benar-benar melegakan.”

Presiden menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menggalakkan budaya menabung. Jika separuh saja dari 80 juta rakyat Indonesia yang belum punya tabungan ikut dalam program TabunganKu, maka akan ada 40 juta nasabah baru. Kalau setiap orang katakanlah menabung Rp 100 ribu, maka akan ada tambahan tabungan dalam negeri Rp 4 triliun. “Tentu itu sangat bermanfaat untuk kepentingan perekonomian, penyaluran kredit, termasuk kredit-kredit untuk rakyat kecil, untuk usaha kecil,” ujar Presiden. (yun)

 

sumber: presidensby.info

 

Info Sekilas

Salam hangat,

Diberitahukan kepada seluruh siswa/siswi Kelas XII SMK Negeri 3 Balikpapan, bahwa jadwal ujian produktif dapat dilihat disini.

Semoga sukses menyertai anda.

Jejak Pendapat

Bagaimanakah pendapat anda tentang sekolah kami?
 

Link